BAB I
CLASS DAN OBJEK
1.1 Paradigma Objek
Paradigma
adalah suatu cara pandang atau cara berpikir. Paradigma objek adalah cara
pandang yang memandang SEGALA SESUATU sebagai OBJEK. Semua aspek dalam Java
programming dapat dianggap sebagai objek, -kecuali TIPE DATA PRIMITIF-, karena
semua library dan objek dalam Java memiliki akar awal class java.lang.Object. Berbagai
benda di sekitar kita adalah objek nyata yang dapat dilihat seperti : kucing,
meja, rumah, orang, dll.
Persoalannya,
bagaimana memindahkan pemikiran objek di dunia nyata menjadi objek di dunia
software atau pemrograman, khususnya Java. Ambil contoh objek nyata yang akan dipindahkan
adalah objek orang.
1.2 Data Member atau variabel
Setiap
objek yang dinamakan ‘orang’ pasti
memiliki : nama, tinggi, badan, berat, badan, warna rambut, warna kulit, jenis
kelamin, menggunakan kacamata, dll. Ciri-ciri tersebut dapat dipindahkan
menjadi variabel-variabel dari class yang sering disebut sebagai : data member.
Contoh pemisalan objek orang nyata menjadi kode program dalam class Orang :
Memindahkan Orang dari dunia nyata menjadi class Orang
Class
dapat diumpamakan seperti spesifikasi (digolongkan) atau blueprint (rancangan).
Dalam hal ini, Tuhan menciptakan manusia dengan spesifikasi tertentu. Jadi
dapat diumpamakan bahwa Tuhan memiliki class Orang yang kemudian membuat banyak
objek dari class Orang tsb, dan contoh objek tersebut adalah Anda sendiri. Objek
dalam pemrograman adalah objek yang dibuat dari class tertentu.
Dari
definisi class Orang di atas kita bisa membuat objek-objek berdasar class
tersebut. Objek-objek yang dibuat perlu disimpan dalam variabel yang akan
menyimpan referensi/address dari objek yang dibuat. Proses pembuatan objek
sering disebut sebagai instansiasi class,
sedangkan objeknya disebut sebagai instance
(contoh) dari class.
1.3 Method
Selain
memiliki atribut(STATE) yang diimplementasikan sebagai data member di atas,
manusia juga dapat melakukan suatu aksi atau pekerjaan tertentu BEHAVIOR
(Prilaku). Contoh aksi/behavior yang umum adalah menangis dan tertawa Kedua
behavior tsb bisa dipindahkan ke dalam bahasa pemrograman menjadi method sbb:
Method
merupakan perwujudan aksi atau tindakan dari dunia nyata di dalam pemrograman
komputer. Method dalam dunia pemrograman juga “pasti melakukan sesuatu aksi”,
misalnya menampilkan String di konsol. Terdapat 3 macam metode yang meliputi:
1.
Metode
kelas:Metode ini dapat dieksekusi walaupun tidak terdapat objek dalam kelas
tersebut. Metode kelas ini dideklarasikan dengan menggunakan modifier static.
2.
Metode
objek:Metode ini hanya dapat dieksekusi sehubungan dengan objek tertentu.
3.
Metode main:
Metode ini digunakan pada saat aplikasi java dimulai, menggunakan keyword (kata
kunci) static

Ilustrasi perbedaan class dengan objek
Dari
gambar di atas dapat dipahami bahwa suatu class dapat memiliki banyak objek,
dan
setiap
objek akan mewarisi data member dan method yang sama dari class. Untuk membuat
objek Orang dari class Orang, gunakan keyword new sbb:
Orang
orang1 = new Orang(“Izzuddin A Afif”);
Orang
orang2 = new Orang(“Muhammad Fairuz”);
Setiap
objek dapat memiliki state atau nilai data member yang berbeda (hanya nama dan
tipe variabel yang sama).
Ilustrasi pembuatan objek dari class
Pada
saat objek dibuat, objek berisi semua variabel yang terdapat dalam kelas
tersebut. Terdapat 2 macam variabel dalam kelas, yaitu:
·
variabel kelas:
variabel yang dideklarasikan di dalam kelas dan diberi modifier static. Sifat
dari variabel static ini adalah melekat pada kelas dan tidak terpengaruh oleh
proses instansiasi.
·
variabel
objek(instans): variabel yang dideklarasikan di dalam kelas dan tidak memiliki modifier
static. Berbeda dengan variabel kelas, pada proses instansiai kelas menjadi
objek, variabel instans ini akan ikut dimiliki dan dapat diakses oleh objek.
Ilustrasi deklarasi class
Ilustrasi deklarasi atribut
1.4 Variabel this
Kata
kunci this dipergunakan pada pembuatan kelas dan digunakan untuk menyatakan
objek sekarang.
1.5 Konstruktor
Metode
konstruktor atau biasa disebut konstruktor saja adalah metode yang dapat digunakan
untuk memberikan nilai awal saat objek diciptakan. Metode ini akan dipanggil secara
otomatis oleh java ketika new
dipakai untuk menciptakan instan kelas. Konstruktor mempunyai sifat/ciri:
·
namanya sama
dengan nama kelas.
·
tidak memiliki
nilai balik (termasuk tidak boleh ada kata kunci void).
1.6 Overloading pada Konstruktor
Overloading
terhadap konstruktor merupakan suatu mekanisme pembuatan konstruktor yang memiliki
bentuk lebih dari satu. Dalam hal ini pembeda antara konstruktor dengan
konstruktor yang lain berupa jumlah parameter atau tipe parameter. Contoh:








